Kemenperin Janji Perumahan Rakyat Bisa Lebih Berkualitas

Kementerian Pekerjaan Umum serta pipa pvc aw Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Ditjen Penyediaan Perumahan berusaha untuk selalu tingkatkan kwalitas proyek pembangunan perumahan.

Image result for perumahan rakyat

Hal ini ditunaikan lewat penguatan harga besi kolom yang sudah jadi peran pengawasan daerah oleh Unit Kerja Non-Vertikal Spesifik (SNVT) yg menyebar di semua propinsi di Indonesia.

“Dengan banyak proyek yg harga paku sekrup segera dikerjakan oleh perwakilan daerah, jadi kwalitas kita mesti semakin bagus serta kunci dari kwalitas yaitu intensitas kita ke area pembangunan, ” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Syarif Burhanuddin.

“Jadwal beberapa Pejabat Pembuat Komiten (PPK) serta unit kerja mesti semakin banyak porsinya di lapangan, bukanlah di kantor. Begitu, tidak ada satupun info yg tidak kita kenali. Ini efeknya begitu mengagumkan lebih-lebih pada hasil kwalitas pembangunan, ” ia mengaku.

Sebagai info, pembangunan yg dikerjakan Ditjen Penyediaan Perumahan pada th. biaya 2016 sudah meraih 98%. Sesaat biaya th. 2017 dikucurkan sebesar Rp8, 28 Triliun.

“Konsen pertama yaitu rencana yg baik. Harusnya dalam bikin rencana itu di buat yg 100% bisa ditunaikan. Tiap-tiap PPK atau satker mesti tahu persis bagaimana akhirnya, bukanlah menerka-nerka dengan mengkalkulasi potensi-potensi yg ada, ” tukasnya.

Pada th. 2017, PUPR telah sukses lakukan kontrak pembangunan lebih awal serta menyelesaikan sistem tender yg diawali lewat pelelangan awal pada oktober th. lantas.

“Maka telah semestinya hasil 2017 ini tambah baik lagi. Mengingat pelelangan kontrak th. lantas dikerjakan terlambat akan tetapi dapat meraih hasil 98%, ” makin Syarif.

Ia juga memohon supaya beberapa PPK serta satker focus pada outcome bukan cuma output. Bukanlah perihal berapakah proyek yg sudah di bangun, namun berapakah pembangunan yang bisa dipakai oleh orang-orang.

“Aspek manfaat ini bisa bergantung pada beberapa PPK serta satker. Outcome bisa diraih apabila administrasi juga di perhatikan dengan baik. Lantaran sistem serah terima bisa terhalang apabila dokumen serta administrasi tak disiapkan dengan baik, ” ia mengemukakan.

Syarif juga mengingatkan kembali pesan Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, untuk membiasakan corporate culture yaitu mission oriented yg artinya pegawai tak bisa meninggalkan pekerjaan apabila belum usai, tingkatkan team work, bekerja dengan profesional serta punya akhlak yg baik.

“Misi kita ke depan yaitu bangun negara. Kita mesti lebih professional supaya akhirnya juga baik sesuai sama mekanisme yg ada, makanya kita sanggup bekerja tiada beban. Kita bekerja dengan misi bangun negara dengan tulus serta ikhlas, ” katanya.

Dirjen juga berpesan supaya beberapa PPK serta Satker tingkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) , baik pemerintah propinsi ataupun kabupaten kota. Karena area prioritas pembangunan penyediaan perumahan yaitu kota serta kabupaten.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s